3 Business Lessons from Ocean 8 movie

I personally love heist action movies, especially combined with comedy. The Ocean movie franchise is the kind of movie yang kalau kita tonton kurang lebih kita sebenarnya sudah tahu jalan ceritanya, but yet we are still eager to watch every bit of it.

Film terbaru Ocean’s 8 yang kali ini bertemakan sekumpulan wanita yang bergabung dan bekerjasama untuk melaksanakan perampokan dengan gaya yang luar dari biasanya. Tanpa kekerasan dan berakhir luar biasa pula. Tanpa maksud untuk spoiler film ini, Proyek Beta menangkap 3 fakta pelajaran bisnis menarik yang dapat kita pelajari dari Ocean’s 8 ini.

Tanpa bertele tele, ini dia 3 pelajaran bisnis dari film Ocean’s 8 :

1. Planning is the key!

Di film karakter Sandra Bullock merencakan perampokan ini selama 5 tahun. Pasti pernah dengar atau bahkan kenal orang yang merencakan awal mula usahanya hingga memakan waktu bertahun-tahun. Membuat rencana bisnis itu sangat penting. Rencanakan sedetail mungkin. Buat rencana saat masuk ke industri bisnis tersebut hingga strategi keluar (exit strategy) apabila kondisi bisnis buruk.

Namun tetap perlu diingat ya, perencanaan penting namun harus ada deadline juga, terlalu lama di rencanakan bisa keburu hilang kesempatan bisnisnya. Atau keburu banyak yang bikin, jadi market sudah jenuh.

 

2. A small team of experts

8 karakter film Ocean’s 8 memiliki keahlian masing- masing yang dapat di andalkan untuk kesuksesan perampokan tersebut. Ada yang ahli hack sistem komputer, ada yang ahli pembuat perhiasan, hingga ada yang ahli mencopet.Di dalam bisnis juga begitu. Tidak perlu ada superman atau superwoman yang bisa segalanya. Sangat penting adanya tim yang bekerjasama untuk tujuan yang sama dengan saling menyumbangkan keahliannya masing – masing. Buat tim yang “ramping” namun memiliki keahlian yang mencakup bidang fital dalam bisnis. Seperti keahlian dalam penjualan, keuangan, teknikal hingga seni. Semua tergantung dari bidang bisnis yang di geluti. Jangan pernah menghemat dalam investasi keahlian, tim yang ramping namun jago akan lebih cepat “menujuk” pasar.

3. Continuous Adaptation

Pada akhir film ada sedikit twist pada rencana perampokan mereka, memaksimalkan kesempatan yang berbuah hasil di luar dari rencana awal. Pesan moralnya, jangan terlalu kaku terhadap rencana yang sudah di buat, kadang ada saja kejadian yang dapat merubah alur bisnis kamu.

Untuk dapat bertahan justru bisnis yang mudah dan cepat beradaptasilah yang bisa bertahan dari masa ke masa. Apakah menyesuaikan atau bahkan berubah haluan, asalkan tidak melanggar prinsip sah saja kok untuk suatu bisnis berubah untuk bisa adaptasi terhadap kondisi ekonomi terkini.

 

Itulah tiga pelajaran penting yang dapat kamu ambil sebagai pelajaran untuk di terapkan dalam bisnis kamu. Let us know what you think, send us an email and lets discuss. E: info@proyekbeta(dot)com

 

Have a good day !



× Let's chat